Pengembangan Dan Pemanfaatan Teknologi Pendidikan / Pembelajaran

Teknologi Pendidikan

#Bikinmudah #Teknologi – Teknologi Berbasiskan Computer sebagai beberapa cara menghasilkan dan sampaikan bahan dengan memakai piranti yang mengambil sumber pada mikroprosesor. Pada intinya, teknologi berbasiskan computer tampilkan info ke pembelajar lewat siaran di monitor monitor. Beragam program computer umumnya disebutkan “computer-based intruction (CBI)”, “komputer assisted instruction (CAI “), atau “computer-managed instruction (CMI)”.

Pengembangan Dan Pemanfaatan Teknologi Pendidikan

Beberapa aplikasi ini nyaris semuanya diperkembangkan berdasar teori sikap dan evaluasi terprogram, namun saat ini semakin banyak berdasarkan pada teori kognitif. Beberapa aplikasi itu bisa memiliki sifat ;

Konveksi Jasa Sablon Jogja
  1. Panduan, evaluasi khusus diberi,
  2. Latihan dan perulangan untuk menolong pembelajar meningkatkan kefasihan pada bahan yang sudah didalami awalnya,
  3. Permainan dan replikasi untuk memberikan peluang memakai pengetahuan yang baru didalami, dan
  4. Sumber data yang memungkinkannya pembelajar untuk terhubung sendiri formasi data lewat tata langkah pengakasesan (protocol) data yang ditetapkan secara external.
  5. Bisa dipakai sesuai kemauan Pembelajar, selain menurut langkah sama seperti yang direncanakan oleh pengembangnya. Ide-ide umumnya diutarakan secara abstrak dengan memakai kata, lambang atau grafis.

Ke-5 ini sebagai teritori (domain) dari sektor Teknologi Pendidikan atau Evaluasi. Tetapi, dalam masalah ini pemakalah cuma menapatkan pekerjaan untuk menerangkan dua sektor saja, yakni pengembangan dan pemanfaatan teknologi pendidikan.

Salah satunya teritori teknologi pendidikan atau evaluasi seperti yang telah diterangkan di atas ialah pengembangan. Dan teknologi pendidikan sebagai disiplin keilmuan, sebelumnya berkembang sebagai sektor pengkajian di Amerika Serikat. Lantas selanjutnya jika kita berdasar ke ide teknologi sebagai langkah, karena itu awalnya perubahan teknologi pendidikan bisa disebutkan sudah ada semenjak awalnya peradaban, di mana orangtua mendidik anaknya dengan memberi pengalaman langsung dan dengan manfaatkan lingkungan.

Selanjutnya, arti dari pengembangan tersebut adalah proses penerjemahan detail design ke bentuk fisik. Teritori pengembangan ini meliputi pengembangan teknologi bikin, teknologi visual audio, teknologi berbasiskan computer dan multimedia. Teritori pengembangan berakar pada produksi media. Lewat proses yang sekian tahun peralihan dalam kekuatan media ini berpengaruh pada peralihan teritori. Meskipun perubahan buku text dan alat tolong evaluasi lainnya (teknologi bikin) menyusul film, tetapi penimbulan film sebagai tonggak riwayat dari pergerakan visual-audio ke zaman Teknologi Evaluasi saat ini.

Baca Juga:   7 Cara Menghasilkan Uang di Telegram Dengan Mudah

Teknologi pendidikan mempunyai beberapa aplikasi ringkas.

Terdapatnya beberapa sumber untuk belajar, dan performa peranan pengembangan dan pengendalian, memperlihatkan bukti yang paling dasar dan riil dari program ringkas ini. Teknologi pendidikan mempunyai panduan untuk latihan (diklat). Ada rangka dasar kompotensi untuk memberi latihan pada pihak yang melakukan pekerjaan dalam sektor teknologi pendidikan. Rangka kerja itu didasari atas pengelompokan pekerjaan dari beragam peranan dalam teritori teknologi pendidikan dan teknologi intruksional.

Berdasar ulasan permasalahan dalam makalah ini, karena itu sama ini bisa diambil beberapa ringkasan salah satunya jika pengembangan berakar pada produksi media. Teknologi sebagai tenaga pendorong dari teritori pengembangan, maka dari itu kita bisa merangkum beragam tipe media evaluasi dan karakternya.

Pengembangan bisa diorganisasikan dalam empat kelompok :

  • Teknologi Cetak (yang sediakan dasar untuk kelompok yang lain),
  • Teknologi visual-audio,
  • teknologi berasaskan computer, dan
  • Teknologi terintegrasi (multimedia).

Selanjutnya pemanfaatan mencakup ; pemanfaatan media, difusi pengembangan, implikasi dan institusional, dan peraturan dan peraturan. Pemanfaaatan memiliki capaian kegiatan dan taktik mengajarkan yang luas dengan begitu pemanfaatan menuntut ada pemakaian desiminasi, difusi, implikasi dan pelembagaan yang struktural, tetapi hal itu dihambat oleh peraturan dan ketentuan.

Peranan pemanfaatan ini penting karean peranan ini menegaskan jalinan evaluasi berbahan dan mekanisme evaluasi. Teritori pemanfaatan akan jadi lebih maksimal jika disokong oleh peraturan dan peraturan yang tidak memperberat, karena peraturan dan ketentuan pemerintahan memengaruhi pemakaian teknologi dalam kurikulum. Dra. Dewi S. M. Sc., Drs. Raphael Rahardjo, M. Sc., dan Prof.

Mereka yang turut serta dalam pemanfaatan memiliki tanggung-jawab untuk menyamakan evaluasi berbahan dan kegiatan yang detil, mempersiapkan evaluasi agar berhubungan berbahan dan kegiatan yang diputuskan, memberi tuntunan sepanjang aktivitas, memberi penilaian berdasar hasil yang diraih evaluasi, dan memasukannya ke proses oragnisasi yang terus-menerus.

Baca Juga:   Cara Iklan Shopee Anti Boncos dan Trik Marketingnya

Teritori pemanfaatan kemungkinan sebagai teritori teknologi evaluasi yang menyusul teritori design dan produksi media evaluasi yang struktural. Teritori ini datang dari pergerakan pendidikan visual pada dasawarsa pertama era ke 20, dengan dibangunnya museum-museum. Pada beberapa tahun awalnya era ke-20, guru mulai berusaha untuk memakai film teatrikal dan film singkat berkenaan pokok-pokok evaluasi di kelas.

Sama seperti yang diambil dari Teknologi Evaluasi Defenisi dan Kawasannya oleh Barbara B. Seels, dan Rita C. Richey, ada empat kelompok dalam teritori pemanfaatan yakni : Pemanfaatan media, difusi pengembangan, implikasi dan institusionalisasi (pelembagaan), dan peraturan dan peraturan. Pemanfaatan media adalah pemakaian yang struktural dari sumber untuk belajar. Beberapa prinsip pemanfaatan dihubungkan dengan karakter evaluasi.

Teritori pengembangan ini mencakup ; teknologi bikin, teknologi visual-audio, teknologi berbasiskan computer, dan multimedia. Teknologi Bikin ialah langkah untuk produksi atau sampaikan bahan seperti beberapa buku, beberapa bahan visual yang statis, khususnya lewat pembuatan mekanis atau fotografis. Teknologi ini jadi dasar untuk pengembangan dan pemanfaatan dari umumnya bahan evaluasi lain.

Hasil teknologi ini berbentuk cetakan. Text dalam performa computer ialah satu contoh pemakaian teknologi computer untuk memproduksi. Jika text itu diciptakan berbentuk “cetakan” buat kepentingan evaluasi sebagai contoh pengutaraan berbentuk teknologi bikin. Dua elemen teknologi ini ialah bahan text verbal dan visual. Pengembangan ke-2 tipe bahan evaluasi itu benar-benar tergantung pada teori pemahaman visual, teori membaca, pemrosesan info oleh manusia dan teori belajar.

Teknologi Audio-Visual sebagai langkah menghasilkan dan sampaikan bahan dengan memakai perlengkapan dan elektronis untuk menyuguhkan beberapa pesan audio dan visual. Evaluasi visual-audio bisa dikenali secara mudah karena memakai piranti keras di pada proses edukasi. Perlengkapan visual-audio memungkinkannya pemroyeksian gambar hidup, pemutaran kembali suara, dan penyiaran visual yang memiliki ukuran besar.

Implikasi adalah pemakaian bahan dan taktik evaluasi pada kondisi yang sebenarnya. Dan pelembagaan adalah pemakaian yang teratur dan konservasi dari pengembangan evaluasi pada suatu susunan atau budaya organisasi. Demikian produk pengembangan sudah dipungut, proses implikasi dan pemanfaatan diawali. Untuk memandang pemanfaatan harus ada implikasi.

Baca Juga:   Jual Printer Bluetooth PPOB mini kasir

Sektor implikasi dan institusionalisasi (pelembagaan) yang didasari pada riset, belum berkembang secara baik, sebagus sektor-sektor lainnya. Arah dari implikasi dan institusionalisasi ialah jamin pemakaian yang betul oleh pribadi di dalam organisasi. Dan arah dari institusionalisasi untuk memadukan pengembangan dalam susunan kehidupan organisasi. Ke-2 nya bergantung pada peralihan pribadi atau organisasi.

Peraturan dan peraturan ialah ketentuan dan perlakuan dari warga (atau wakilnya) yang memengaruhi difusi atau penebaran dan pemakaian teknologi evaluasi. Peraturan dan ketentuan pemerintahan memengaruhi pemanfaatan teknologi. Peraturan dan peraturan umumnya dihambat oleh persoalan norma dan ekonomi. Misalkan, hukum hak cipta yang dikenai pada pemakai teknologi, bagus untuk teknologi bikin, teknologi visual-audio, teknologi berbasiskan computer, atau terknologi terintegrasi (multimedia).

Belajar bisa terpusat pada pembelajar dengan tingkat interaktivitas tinggi. Multimedia atau teknologi terintegrasi sebagai langkah untuk produksi dan sampaikan bahan dengan memadankan beberapa macam media yang dikontrol computer.

Kelebihan yang diperlihatkan oleh teknologi multimedia ini, terutamanya dengan memakai computer dengan detail tinggi, yaitu ada interaktivitas pembelajar yang tinggi dengan beragam jenis sumber belajar. Bisa dipakai sesuai kemauan peserta didik, selain menurut langkah sama seperti yang direncanakan oleh pengembangnya. Ide-ide kerap dihidangkan secara realistik dalam kerangka pengalaman peserta didik, berkaitan dengan keadaan peserta didik, dan di bawah kendalian peserta didik.

Beberapa prinsip pengetahuan kognitif dan konstruktivisme diaplikasikan dalam pengembangan dan pemanfaatan bahan evaluasi. Belajar dipusatkan dan diorganisasikan menurut pengetahuan kognitif hingga pengetahuan tercipta di saat dipakai. Bahan belajar memperlihatkan interaktivitas peserta didik yang tinggi. Karakter bahan yang memadukan kalimat dan contoh dari beberapa sumber media.

Pemanfaatan ialah kegiatan memakai proses dan sumber untuk belajar. Peranan pemanfaatan penting karena mengulas hubungan di antara evaluasi berbahan atau mekanisme evaluasi.

Demikian artikel tentang Pengembangan Dan Pemanfaatan Teknologi Pendidikan / Pembelajaran Semoga Bermanfaat