Cara Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan

cara mencatat pengeluaran dan pemasukan

#Bikinmudah – Cara mengatur pengeluaran dan pemasukan penting diketahui agar keuangan menjadi lebih terkontrol. Pernahkah Anda mengalami kondisi keuangan yang tidak baik? Atau bahkan bisnis yang besar pasak daripada tiang?

Jika hal itu terjadi, maka Anda perlu melakukan pencatatan pengeluaran dan pemasukan. Dengan melakukan pencatatan tersebut, semua biaya yang Anda keluarkan menjadi lebih terkontrol, sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih baik.

Konveksi Jasa Sablon Jogja

👁 Lanjutkan Membaca...

Bagaimana cara mencatat pengeluaran dan pemasukan yang baik?

Kali ini akan dibahas beberapa cara mencatat pengeluaran dan pemasukan yang bisa Anda lakukan agar pengeluaran lebih terkonttol.

6 Cara Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan

Berikut enam cara untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan yang bisa dilakukan:

1. Merancang Anggaran Terlebih Dahulu

Hal penting pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan merancang anggaran terlebih dahulu.

Ada banyak metode yang bisa Anda lakukan dalam mengalokasikan keuangan, misalnya saja metode commitment budgeting (75/25), metode simple budgeting (50/30/30), metode value based budgeting (50/50), serta metode-metode lainnya.

2. Membuat Katogori Pengeluran 

Cara mencatat pengeluaran dan pemasukan lainnya adalah dengan membuat kategori pengeluaran. Anda perlu untuk membuat kategori pengeluaran. Contohnya saja, pengeluaran untuk biaya hidup, biaya berbagi, biaya menabung, dan lain sebagainya.

Selain itu, Anda juga bisa membuat kategori tersebut semnajdi lebih spesifik. Biaya hidup dapat Anda bagi menjadi biaya makan, sewa tempat tinggal, bayar listrik, biaya transportasi, dan lain sebagainya.

Baca Juga:   Toko Perak (Silver) Terdekat Di Pontianak

3. Meluangkan Waktu

Jangan lupa  meluangkan waktu untuk melakukan pencatatan pengeluaran dan pemasukan keuangan Anda setiap hari., misalnya malam hari sebelum tidur, catat semua setiap pengeluaran dan juga tetap pantau sisa uang yang Anda belanjakan pada kategori tersebut.

4. Memanfaatkan Rekening Koran atau informasi kartu Kredit

Cara mencatat pengeluaran bulanan lainnya adalah memanfaatkan informasi dari rekening koran atau kartu kredit. Cara ini sangat bermanfaat, terutama jika Anda pelupa. Anda bisa melihat mutasi transaksi yang Anda lakukan.

Dengan demikian Anda bisa mengetahui kapan saja Anda melakukan transaksi, rincian biaya, serta kegunaan uang tersebut untuk produk apa saja.

5. Menggunakan Aplikasi Pencatat Keuangan

Cara membuat pembukuan keuangan dapat dilakukan menggunakan aplikasi pencatat keuangan.

Saat ini sudah ada banyak aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk mencatat pemasukan dan pengluaran. Aplikasi tersebut dapat Anda unduh di smartphone, sehingga Anda bisa membawanya kemanapun.

6. Melakukan Evaluasi Pengeluaran

Setelah melakukan cara-cara di atas, selanjutnya Anda bisa melakukan evaluasi pengeluaran. Anda bisa melakukan evaluasi ini dengan memantau dan membandingkan uang yang telah Anda keluarkan dengan melihat catatan yang telah Anda buat.

Evaluasi keuangan ini bisa membuat Anda mengeluarkan uang dengan lebih bijak. Anda bisa mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu diperlukan dan menganggarkannya untuk yang lebih bermanfaat.

Setelah cara mencatat pengeluaran dan pemasukan, Anda perlu juga mengetahui cara menglola keuangan. Dengan mengetahui cara mengelola uang yang baik, Anda bisa terhindar dari stres.

Bagaimana cara mengelola keuangan yang baik?

Cara Mengelola Keuangan

Berikut contoh pembukuan sederhana tentang pengelolaan keuangan Anda:

1. Mengumpulkan Dana Darurat 

Mulailah mengumpulkan dana darurat yang dapat Anda gunakan jika benar-benar diperlukan. Dana ini bisa 3 hingga 12 kali pendapatan di kondisi normal.

Baca Juga:   Hidrogel (super Absorbent Polymer) untuk rehabilitasi lahan rusak dan kering

Bagi Anda yang masih single, minimal memiliki dana darurat 3 kali pendapatan. Namun, jika sudah menikah dan memiliki anak, disarankan memiliki dana darurat minimal 6 kali pendapatan normal.

2. Menabung 10 persen dari Gaji

Menabung berbeda dengan dana darurat. Usahakan untuk menabung 10 persen dari gaji Anda  untuk ditabung. Dana ini di luar anggaran untuk dana darurat.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan agar bisa menabung dengan baik, misalnya memiliki 2 rekening agar lebih mudah mengendalikan keinginan untuk menghambirkan uang.

3. Membuat Tujuan Hidup yang Jelas

Perjelas tujuan kehidupan dengan mengetahui apa yang Anda inginkan di masa sekarang dan masa yang akan datang. Dengan demikian Anda bisa mempersiapkan rencana keuangan yang lebih jelas dan baik.

Demikian cara mencatat pengeluaran dan pemasukan yang dapat Anda lakukan agar keuangan menjadi lebih terkontrol.